• “Build a family through WA”

    Pasti teman-teman bingung dengan Tema yang saya angkat untuk artikel pembuka ini.. Membangun keluarga kok via WA?
    Tepat….itu pertanyaan pertama yang ada di benak saya, waktu sore itu saya mendapatkan invite untuk masuk grup WA PK 43. Apa sih yang ada disini???

    images

    Sore itu seperti sore-sore biasanya, dengan segudang kertas yang menumpuk di meja untuk segera diproses, ada notifikasi dari ponsel kalau saya diundang masuk ke grup WA PK.

    Setelah dinyatakan sebagai awardee (syukur Alhamdullilah), saya tidak terlalu banyak mengetahui mengenai Kegiatan PK. Saya pernah mendengar dari beberapa teman yang berhasil mendapatkan beasiswa LPDP, tapi saya tidak terlalu sibuk memikirkannya, dibawa enjoy saja. Mengikuti kata Tagline yang sangat bagus “Jangan lupa bahagia”, jadi saya memilih membiarkan proses mengalir bagai air (bukan iklan pipa air lho ya..).

    Saya mengakhiri sore hari di kantor, dalam perjalanan pulang tak henti-hentinya sinyal suara WA berbunyi… But, I still ignored it, safe trip on street..

    Sesampainya di rumah dan waktu santai tiba, tergelitik saya membuka WA, dan hanya 1 kata terucap “Wow”, 1000 chat… Mulai dari perkenalan teman-teman, hingga pembuatan milis. Hari pertama, “Stress, kaget, senang, bahagia, bingung” semua bercampur jadi satu (Kaya kue lapis..).

    Bingung,karena tidak pernah join grup dengan undangan chat sebanyak itu.. Hari kedua, Saya sudah bisa mulai menyesuaikan, Tema hari kedua adalah diskusi pemilihan ketua Pra PK.  Setidaknya ada 100 kepala, 100 pendapat dan pemikiran yang perlu disatukan. Menyatukan pendapat orang-orang hebat bukan hal mudah, apalagi belum saling bertemu, mengenal karakter masing-masing.
    Alhamdullilah prosesnya terlalui, sangat demokratis menurut saya hingga terpilihnya mas Ihsan Ahmad Zullarnain sebagai Ketua Pra PK.

    Proses ini semakin membuka mata kita, bahwa diskusi itu bisa, demokratis itu bisa, dan kebersamaan bisa terwujud hanya via whats app, sebuah aplikasi sederhana tapi sanggaaattt ajaib…

    Ajaib nya dimana, nantikan lanjutan curhat ini minggu depan ya…

    Salam semangat
    JIVAKALPA
    Benih kehidupan, Jaya Khatulistiwa

    Penulis : Indria wahyuni

    Comments

    comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: