Thiwul

T H I W U L

Thiwul

Foto Thiwul Bersama Ketua Pra-PK 43

 

Thiwul merupakan salah satu makanan pokok pengganti beras yang terbuat dari ketela pohon atau singkong. Makanan yang pertama kalinya dibuat oleh masyarakat di Pegunungan Kidul, Yogyakarta ini dipercaya dapat mencegah penyakit maag, perut keroncongan, dan lainsebagainya. Selain itu, jenis pangan ini juga memiliki nilai historis yang sangat kuat. Menurut kepercayaan masyarakat, di saat zaman penjajahan Jepang di Indonesia, masyarakat yang tidak sempat bertani atau bahkan tidak mampu membeli beras, memanfaatkan gaplek (olahan singkong yang telah dikupas dan dikeringkan) untuk membuat makanan yang saat ini dikenal sebagai thiwul. Oleh karena itu, makanan ini kemudian dijadikan sebagai makanan pokok sebagian penduduk Indonesia kala itu.

Cara pembuatan thiwul tidaklah mudah karena harus melewati beberapa tahap pengolahan. Tahap yang paling penting adalah tahap penumbukan. Meskipun sudah ada mesin penggilingan, tetapi segelintir masyarakat lebih memilih untuk menumbuk gaplek dengan menggunakan lumpang dan alu yaitu alat tradisional untuk menumbuk. Tradisi ini masih tetap dipertahankan karena mereka meyakini bahwa thiwul akan terasa lebih enak apabila ditumbuk dengan tangan sendiri.

Layaknya thiwul yang dijadikan sebagai salah satu jenis makanan alternatif pengganti nasi di masa krisis Indonesia dahulu, anggota Persiapan Keberangkatan 43 (Jivakalpa), khususnya kelompok Thiwul juga memiliki misi yaitu ingin menjadi calon-calon pemimpin masa depan Indonesia yang dapat memberikan perubahan dan harapan baru bagi masyarakat Indonesia. Thiwul sebagai jajanan pasar yang merakyat menunjukkan filosofi kelompok bahwa di mana pun anggota Thiwul menuntut ilmu pengetahuan, pada akhirnya kami akan kembali mengabdikan diri untuk tanah air tercinta sebagai generasi-generasi emas Indonesia.

Kelompok Thiwul terdiri dari 20 orang, yaitu: Ade Suyitno, Andi Sulfiani, Astri Rachmawati, Fadliah Muhlis, Latif Mustofa, Liliyana Sari S, Mohammad Februarianto (Koordinator), MS Thalut, Nisa Rachmatika, Nurhayati, Praditya Janu Wisaksono, Putra Hidayatullah, Rahmatul Hayati, Ristika Putri, Ruly Morganna, Sartika Sari, Sri Rahmadani Syam, Trio Nur Wibowo, Wawan Sugiyarto, Yulistia Asmi.

 

Thiwul (5) (1)

Foto Thiwul (Dok. Pribadi)

%d bloggers like this: